Minggu, 02 Oktober 2011

2. Perangkat Lunak

Tujuan utama rekayasa perangkat lunak adalah menghasilkan suatu produk perangkat lunak. Produk Perangkat Lunak menurut Ian Sommerville [SOM00] didefinisikan sebagai berikut:
Software Products are Software Systems delivered to a customer with the documentation which describes how to install and use the system.
Produk perangkat lunak adalah sistem perangkat lunak beserta dokumentasinya yang menjelaskan prosedur penyiapan dan penggunaan perangkat lunak tersebut.
Pada definisi lain yang dikutip oleh Pressman [PRE01] dalam bukunya Software Engineering A Practioner’s Approach, perangkat lunak didefinisikan lebih riinci lagi yaitu sebagai:
a. instruksi-instruksi yang jika dieksekusi akan memberikan layanan-layanan atau fungsi seperti yang diinginkan
b. struktur data yang diperlukan oleh suatu program untuk memanipulasi informasi
c. dokumen-dokumen yang mendeskripsikan penggunaan suatu program.

Karakteristik Perangkat Lunak
Menurut Pressman [PRE01], ada beberapa karakteristik perangkat lunak yang membedakan dengan perangkat keras :

Karakteristik pertama : Software is developed or engineered, it is not manufactured in the classical sense.
Perangkat lunak adalah suatu produk yang lebih menekankan pada kegiatan rekayasa (engineering) dibandingkan kegiatan manufacturing (rancang bangun di pabrik). rumit.

Karakteristik kedua : Software doesn’t “wear out”
Perangkat lunak bukanlah produk yang dapat usang atau rusak untuk kemudian dibuang, seperti halnya produk perangkat keras. Yang dapat terjadi adalah produk-produk perangkat lunak tersebut tidak dapat melayani beberapa kebutuhan yang dikehendaki pemakainya, disebabkan berkembangnya kebutuhan-kebutuhan baru.

Karakteristik ketiga : Most software is custom-built rather than being assembled from existing components
Kebanyakan perangkat lunak tidak dibangun dari perangkat lunak-perangkat lunak yang sudah ada. Pembangunan aplikasi baru kebanyakan dimulai dari awal, dari tahap analisis sampai tahap pengujian. Namun demikian, kini paradigma baru mulai dikembangkan, yaitu konsep reuseability. Dengan konsep ini suatu aplikasi baru dapat dikembangkan dari aplikasi yang sudah ada yang menerapkan konsep reusability tersebut.

Kualitas Perangkat Lunak
Ukuran kualitas perangkat lunak dilihat dari atribut antara lain :
  • Maintainability , yaitu tingkat kemudahan perangkat lunak tersebut dalam mengakomodasi perubahan-perubahan
  • Dependability, ketidakbergantungan perangkat lunak dengan elemen-elemen sistem lainnya atau sistem secara keseluruhan.Artinya kegagalan elemen lain tidak mempengaruhi performansi perangkat lunak
  • Efficiency , menyangkut waktu eksekusi
  • Usability , yaitu atribut yang menunjukkan tingkat kemudahan pengoperasian perangkat lunak 
Aplikasi Perangkat Lunak
Pressman [PRE01] mendefinisikan aplikasi perangkat lunak sebagai berikut:
- Perangkat lunak sistem
Suatu perangkat lunak yang berfungsi melayani perangkat lunak lain, seperti : kompilator, editor, sistem operasi, utilitas, da lain-lain.
- Perangkat lunak Real time (waktu nyata)
Suatu perangkat lunak yang berfungsi mengendalikan, memonitor atau menganalisis kejadian (event) yang terjadi pada keadaan nyata. Perangkat lunak ini mempunyai komponen sebagai berikut :
    • komponen pengumpul data : mengumpulkan & memformat informasi dari lingkungan eksternal
    • komponen analisis: melakukan transformasi informasi yang dibutuhkan aplikasi
    • komponen control/output: merespon lingkungan eksternal
    • komponen pemonotoran : mengkoordinasi seluruh komponen sehingga respon real time yang diinginkan dapat tercapai
- Perangkat lunak bisnis
Perangkat lunak yang mengakses satu atau lebih basisdata besar yang berisi informasi bisnis, sebagai contoh sistem payroll, sistem invetori, dan lain-lain.
-  Perangkat lunak keteknikan dan keilmuan
Perangkat lunak ini banyak membantu memecahkan permasalahan di bidang astronomi, vulkanologi, automotive stress analysis, molecular biology, automotive manufacturing, Computer Aided Design (CAD), dan lain-lain.
- Embedded software
Perangkat lunak yang ditanam pada suatu chip (EEPROM). Perangkat lunak ini terintegrasi dengan perangkat keras dan berfungsi mengatur kinerja dari perangkat keras tersebut. Sebagai contoh : microwave oven, telpon genggam, pengaturan avionik pesawat udara, dan lain-lain.
- Perangkat lunak Komputer personal (PC)
Perangkat lunak yang dioperasikan di PC, seperti : pengolah kata, multimedia, DBMS.
- Perangkat lunak Kecerdasan Buatan
Perangkat lunak yang menerapkan algoritma nonnumerik untuk memecahkan permasalahan yang kompleks. Contoh : perangkat lunak kecerdasan buatan, sistem pakar, dan lain-lain.

PROSES PERANGKAT LUNAK
Proses perangkat lunak adalah sebuah kerangka kerja untuk membangun perangkat lunak yang berkualitas tinggi.
- Proses : mendefinisikan kerangka kerja (frame work) , sehingga pembangunan perangkat lunak dapat dilakukan secara sistematis.
- Metode : mendefinisikan bagaimana perangkat lunak dibangun, meliputi metode-metode yang digunakan dalam melakukan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi dan pengujian. Sebagai contoh : metode terstruktur, metode berorientasi objek, dan lain-lain.
- Alat Bantu : perangkat yang bersifat otomatis maupun semi otomatis yang berfungsi mendukung tiap tahap pembangunan perangkat lunak. Contoh : CASE, CAD, dan lain-lain.

MODEL PROSES
Fungsi utama model proses pengembangan perangkat lunak adalah :
  • menentukan tahap-tahap yang diperlukan untuk pengembangan perangkat lunak. 
  • menentukan urutan pelaksanaan dari tahap-tahap tersebut dalam rangka pengembangan perangkat lunak.
  • menentukan kriteria transisi/perpindahan dari satu tahap ke tahap berikutnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar